KSP Sentosa Makmur H. Buat Santoso, Beriring GP Ansor, Ucap Selamat Hari Santri Nasional

KSP Sentosa Makmur H. Buat Santoso, Beriring GP Ansor, Ucap Selamat Hari Santri Nasional

 

SURABAYA-koranmerahputih.com,

Kebetulan Menteri Agama saat ini, Yaqut Cholil Qoumas (kelahiran Rembang, Jateng, 4 Januari 1975, red.) adalah Ketua Umum GP Ansor pusat dari tahun 2011 hingga kini, dimana H. Buat Santoso dengan KSP Sentosa Makmur-nya dan PO Mahkota-nya dari dahulu hingga kini juga beriringan dengan Gerakan Pemuda Ansor, hingga banyak kerjasama, terutama di kawasan Jawa Timur. Bahkan diantara mereka menjadi anggota H. Buat Santoso, dengan KSP Sentosa Makmur-nya.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang berdiri 24 April 1934 (sejak sebelum Kemerdekaan NKRI 17 Agustus 1945, red.) dikenal luas menjadi salah satu gerakan pemuda yang memiliki anggota terbanyak di Indonesia bahkan di dunia, juga mengelola apa yang bernama Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Dengan jumlah anggota GP Ansor yang luar biasa banyak, perjalanan H. Buat Santoso beriring GP Ansor, serta kerjasama-kerjasama yang dijalin, kian lama kian menjadi kekuatan kebersamaan tersendiri, nuansa santri.

Keakraban kerjasama menjadikan saling bersahabat, lebih-lebih H. Buat Santoso bersama KSP Sentosa Makmur-nya dan PO Mahkota-nya saat mengadakan berbagai Bakti Sosial, melibatkan GP Ansor. Termasuk dalam beberapa bakti sosial dalam suasana Pandemi Covid-19, GP Ansor dilibatkan. Diantaranya saat membagikan 10 ton beras dan 3000 masker bagi warga kecil yang sangat merasakan dampak penyebaran virus corona.

Baca juga  Cucu Adam Malik Meriahkan Pelantikan MIO Belitung Jakarta

“Kegiatan yang kami lakukan merupakan bentuk kepedulian kami sebagai warga negara yang ikut merasakan dampak Covid-19. Sedangkan untuk penyalurannya salah satunya bekerja sama dengan GP Ansor Kediri agar penyalurannya merata kepada seluruh warga yang betul-betul membutuhkan, tentu kami berharap yang kami lakukan benar-benar bermanfaat,” ungkap Buat Santoso yang dikenal low profile ini, dimana jauh sebelum itu juga dilakukan berbagai bakti sosial yang lain termasuk bantuan berupa ribuan unit Sumur Bor untuk membantu masyarakat yang kesulitan air termasuk untuk pertanian. Dalam pendistribusian bantuan tak lupa melibatkan instansi terkait, TNI, kepolisian juga instansi lain yang terkait.

Karena beriring dengan GP Ansor dan NU, tak mengherankan H. Buat Santoso pun turut menyambut HUT Hari Santri Nasional yang ke-76 (22 Oktober 1945 – 22 Oktober 2021). Hari Santri Nasional yang penetapan tanggalnya dengan keputusan Presiden RI Joko Widodo, sejak tahun 2015 selalu diperingati sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap Pahlawan Santri yang Nasionalis yang diantaranya dipelopori KH Hasyim Asyari dkk. Pada waktu itu, 22 Oktober 1945, para kyai dan ulama serta pimpinan masyarakat berkumpul, kemudian KH Hasyim Asyari membacakan Resolusi Jihad.

Resolusi Jihad tersebut menjadi dasar yang dahsyat yang menggelorakan kesadaran seluruh masyarakat untuk berjuang melawan penjajah, dalam hal ini Inggris yang di belakang itu terdapat pihak Belanda, yang ingin menjajah Indonesia kembali. Resolusi Jihad yang diumumkan tanggal 22 Oktober 1945 itu, atau sekitar dua bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan RI (Proklamasi 17 Agustus 1945, red.).

Baca juga  Dibutuhkan Strategi Kekompakan Berpolitik Penuh Racikan Smart & Art Berkelas, Utamakan Rakyat, Bangsa & Negara

Perlawanan yang begitu menggelora dari rakyat rakyat maupun kalangan santri itupun menjadi semangat tersendiri bagi para pemuda Surabaya dan Bung Tomo. Hingga perlawanan keras, dengan nilai kejuangan luar biasa itupun menewaskan pemimpin Sekutu Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby.

Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby itu tewas diantara pertempuran yang dahsyat pada tanggal 27 – 29 Oktober 1945, yang hal itu memicu pertempuran lebih sengit lagi, hingga Pertempuran 10 November 1945 (yang kemudian hari juga diperingati sebagai Hari Pahlawan).

“Selamat HUT Hari Santri Nasional, semoga negara, bangsa, dan rakyat Indonesia bisa meneladani perjuangan para pahlawan dan santri,” ungkap H. Buat Santoso. Dimana sebagai gelora Resolusi Jihad itu, Perlawanan Santri bukanlah berkonotasi hanya untuk komunitas tertentu, namun lebih mengacu untuk siapapun yang memiliki semangat nasionalisme. Hingga penetapan Hari Santri Nasional tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Penetapan Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober tersebut juga dimaksudkan untuk meneladani semangat jihad kepada para santri tentang negara Indonesia yang digelorakan para ulama.

Hari Santri Nasional menjadi catatan penting sebagai bagian sejarah Bangsa dan Negara Indonesia, dengan makna yang mendalam sebab perjuangan bangsa Indonesia dibangun atas keikhlasan dan ketulusan para santri. Tidaklah mengherankan untuk HUT Hari Santri Nasional tahun 2021 inipun mengambil tema, “Hari Santri 2021 adalah Santri Siaga Jiwa dan Raga.”

Baca juga  Kapolda Banten Hadiri Video Conference Dalam Rangka Kesiapan Jajaran Dalam Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020

Hal tersebut merupakan salah satu ekspresi sikap santri Indonesia, selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia.

Sebagai catatan, LOGO Hari Santri ke-76 (22 Oktober 2021) memiliki desain warna – warni yang memberikan kesan lebih fresh.

1. Logo menggambarkan posisi sholat.
Hal ini menggambarkan jika para kaum santri senantiasa berserah diri kepada Tuhan sebagai puncak dari kekuatan jiwa dan raga.

2. Menggambarkan posisi sujud sebagai ikhtiar dan ketulusan agar pandemi cepat berlalu.

3. Lambang yang menunjukkan dua orang saling mengangkupkan tangan.
Hal ini menunjukkan kebersamaan yang memiliki makna jika santri selalu berkolaborasi bersama salam suka maupun duka.

4. Lambang menunjukkan simbol semangat.
Hal ini merupakan keyakinan kaum santri dengan semangat dan kerja keras maka segala sesuatu akan tercapai.

5. Menunjukkan simbol seseorang yang berbagi.
Hal ini menunjukkan para santri berbagi untuk sesama dan berbagi untuk Indonesia

Warna-warni pada logo Hari Santri 2021 merupakan gambaran dari luapan semangat dan kolaborasi santri untuk mengabdi kepada negeri dan ilahi rabbi.

Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926. (Siswahyu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Jombang bersama Anggota komisi 5 DPR RI Hadiri Serah Terima BPM Kotaku Desa Sidokerto Jombang

Kam Okt 21 , 2021
Bupati Jombang bersama Anggota komisi 5 DPR RI Hadiri Serah Terima BPM Kotaku Desa Sidokerto Jombang   Jombang-Koranmerahputih, 21/10/2021 Bantuan Program Pemerintah ( BPM) kota tanpa kumuh ( kotaku) tahun anggaran 2021 Desa Sidokerto kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang telah diserah terimakan hari Senen 18/10/2021. Acara Serah terima yang dihadiri langsung […]