Tabrak lari yang Merenggut Nyawa Manusia tersebut Membuat geram Nitizen dan pihak Aparat

Kediri-koranmerahputih.com,Belum Genap 12 Jam, Pelaku Tabrak Lari Pengendara Becak Berhasil Di Ringkus Polres Kediri

DK, memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi melewati sejumlah traffic light dan nyaris menabrak sejumlah pengendara lainnya yang melintas di Doko, SLG dan Gurah.

Paska tewasnya pengendara becak Doto warga desa Paron Kec Ngasem Kabupaten Kediri akibat tabrak lari akhirnya bisa diungkap oleh pihak Polres Kediri.

Kejadian tabrak lari yang merenggut nyawa manusia tersebut membuat geram nitizen dan pihak aparat kepolisian. Kejadian Kamis pagi kemarin sekitar jam 07.58 WIB.

Diketahui, DK (56) warga Perum Citra Cengger Ayam Kota Malang pelaku tabrak lari di Jalan Soekarno Hatta Tepus Kediri kemarin, akhirnya dapat diringkus tim Laka Lantas Polres Kediri yang diterjunkan oleh Kapolres Kediri.

Atas perbuatannya tersebut pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena melarikan diri setelah menabrak becak milik Pak Doto warga Paron Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, hingga meninggal dunia.

Menurut keterangan yang diperoleh ON AIR dari tersangka, paska kecelakaan DK, memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi melewati sejumlah traffic light dan nyaris menabrak sejumlah pengendara lainnya yang melintas di Doko, SLG dan Gurah.

Baca juga  Konferensi Pers Penyebar Video Hoax Perkelahian Pelajar Yang Viral Di Mojokerto

Sementara itu, AKBP Lukman Cahyono, SIK, M.H Kapolres Kediri pada ON AIR mengatakan,
terungkapnya pelaku berawal dari petugas melakukan penyelidikan melalui kendaraan dari adanya keterangan para saksi dan dari CCTV yang merekam mobil tersebut.

DK mengendarai Toyota Innova Reborn nopol N 77 YF dari arah Tepus menuju Kota Kediri. Sesampainya dilokasi mobil DK menabrak roda belakang becak Pak Doto ketika hendak menyeberang jalan.

“Akibat benturan keras, bumper bagian kanan Innova milik pelaku alami kerusakan dan pecah pada kaca depan bagian bawah. Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian, ” terang AKBP Lukman. Jumat (8/1).

AKBP Lukman juga mengatakan, dari hasil penyidikan pelaku mengaku sedang mengantuk saat mengemudikan mobil. Setelah menabrak pelaku sempat berhenti satu menit, namun tidak langsung menolong korban melainkan melarikan diri karena takut.

“Bahkan dari data yang ditelusuri polisi, mobil sempat berpindah kepemilikan sampai empat kali. Kasus tabrak lari ini juga menjadi atensi karena angka kasus cukup tinggi di wilayah Kabupaten Kediri,” tukasnya.

Baca juga  Polres Serang Kota Ringkus Pelaku Pembunuhan

Akibat perbuatannya DK dijerat 310 Undang-Undang nomor 2 tahun 2009 pasal 4 twntang kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Sedangkan barang bukti berupa Toyota Innova Reborn nopol N 77 YF diamankan guna pemeriksaan selanjutnya.

MN.

(adr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Siswahyu Kurniawan Nilai Banner Ahmad Sahroni Nasdem Mimpi Jadi Presiden, Bisa Bukan Mimpi

Sab Jan 9 , 2021
SURABAYA-koranmerahputih.com, Ahmad Sahroni anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem dari tanggal 7 – 10 Januari 2021 ini membuat heboh Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kehadirannya di kabupaten tersebut disertai dengan banner-banner berukuran besar yang memuat fotonya beserta tulisan: Mimpi Jadi Presiden Mumpung Mimpi Masih Gratis Ngga Bayar… Banner Ahmad Sahroni, […]